Rabu, 28 September 2022

C-304 – Ayb. 9:1-12,14-16 – “Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku” (ay 15) TERLAMPAU AGUNG UNTUK MENGERTI Ayub memuji-muji kemahakuasaan ilahi – wejangan sungguh-sungguh menarik (ay 1-12) – untuk menggambarkan, betapa lucunya pretensi manusia, yang hendak berperkara dengan Allah. Malahan seandainya manusia berhak […]

Selasa, 27 September 2022 – St. Vinsensius a Paulo

C-303 – Ayb. 3:1-3,11-17,20-23 – “Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, atau binasa waktu aku keluar dari kandungan?” (ay 11) HIDUP INI ADALAH NERAKA Mencaci maki sama dengan membenarkan, bahwa hidup ini adalah neraka. Ayub pun tidak luput dari kebiasaan ini. Akan tetapi Ayub mengakhiri wejangan penuh kutukan itu – Allah sama sekali tidak […]

Senin, 26 September 2022

C-302 – Ayb 1:6-22 – “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!” DARI MANAKAH DATANGNYA KEMALANGAN? Dalam bacaan ini kita berhadapan dengan sebuah gambaran kuno yang bersumberkan kebudayaan Siro-Fenisia, dan dengan ilham Allah diolah oleh penyusun suci, yang […]

Minggu, 25 September 2022 – HMB XXVI

C-301 – Am 6:1a,4-7 – “Tuhan Allah telah bersumpah demi diri-Nya: “Aku ini keji kepada kecongkakan Yakub, dan benci kepada purinya; Aku akan menyerahkan kota serta isinya” (ay 8) KEMISKINAN TIDAK DIKECAM LAGI; DIUSAHAKAN MENGATASINYA Krisis politik dan ekonomi dalam abad ke-8 sM memperdalam jurang pemisahan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin. Amos sangat peka […]

Sabtu, 24 September 2022

C-300 – Pkh. 11:9 – 12:8 – “Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang” (ay 1) REMAJA, HAYATILAH HIDUP KEREMAJAANMU! Nasihat-nasihat terakhir yang tercantum dalam kitab Pengkhotbah ini ditujukan kepada kaum remaja. Hendaknya mereka menghayati hidup muda mereka sepenuh-penuhnya. Tetapi hendaknya mereka menghayatinya sebagai pemberian Tuhan. Kalau tidak, maka masa tua […]

Jumat, 23 September 2022 – St. Padre Pio

C-299 – Pkh. 3:1-11 – “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia idak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir” (ay 11) HIDUP MANUSIA BUKAN TIDAK BERMAKNA Sejarah bergerak maju dengan tidak henti-hentinya. Mustahillah menemukan suatu ‘makna’ di dalamnya. Semuanya tidak kekal, hilang […]

Kamis, 22 September 2022

C-298 – Ezr 9:5-9 – “Karena sungguhpun kami menjadi budak, tetapi di dalam perbudakan itu kami tidak ditinggalkan Allah kami” (ay 9) APAKAH ALLAH DEMIKIAN KEJAM? Ezra berjuang dengan gigih, supaya perkawinan orang-orang Yahudi dengan wanita-wanita asing dilarang. Ia berpendapat, bahwa perkawinan-perkawinan campur semacam ini merupakan sumber segala kemalangan yang tanpa henti-hentinya menimpa bangsa Yahudi […]

Rabu, 21 September 2022 – St. Matius, Rasul dan penulis Injil

C-297 – Ef. 4:1-6 – “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu” (ay 2) KESATUAN DALAM KEANEKARAGAMAN, CIPTAAN ALLAH SENDIRI Dari suasana seluruh surat Paulus ini dapat dirasakan, bahwa jemaat Kristen di Efesus tertimpa bencana perpecahan. Ada obat untuk menyembuhkannya – kata Paulus. Lalu rasul berseru, supaya […]

Selasa, 20 September 2022 – St. Andreas Kim Taegon, Paulus Chong Ha Sang

C-296 – Ams. 21:1-6,10-13 – “Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut” (ay 6) TOLOL DAN HINA! Rangkaian pepatah-pepatah yang pertama (ay 1-6) mempertentangkan pengetahuan mendalam yang dimiliki Allah mengenai segala sesuatu dengan pengetahuan dangkal yang dapat dicapai oleh manusia. Rangkaian pepatah-pepatah yang kedua (ay 10-13) menggambarkan […]

Senin, 19 September 2022

C-295 – Ams. 3:27-34 – “Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau” (ay 29) DARI ‘PERINTAH’ SAMPAI PADA ‘PEMBERIAN DIRI’ Penyusun kitab ini mencantumkan perintah kasih, biarpun masih dalam bentuk negatif, di dalam ajaran tentang tingkah laku seorang penguasa. Dengan demikian ke dalam ajaran yang sudah ketat dan pasti […]