62. Pemeriksaan batin harian

Keampuhan pemeriksaan batin melampaui doa Bagi Sr. Faustina, melakukan pemeriksaan batin menjadi bagian sangat penting dalam membangun kemajuan hidup rohani dan kesempurnaan hidup. Apa yang harus diperiksa? — Pelanggaran terhadap silentium (keheningan). Tidak mentaati bunyi bel, mencampuri urusan orang (BHF 226). — Tentang kelekatan kepada suatu benda atau ciptaan tertentu, atau bahkan kepada diri sendiri […]

61. Doa melibatkan akal budi, kehendak, dan perasaan, apa maksudnya?

Kata-kata “akal budi, kehendak, dan perasaan” terdapat di nomor 392 dan 1103. No 392: “Budi, kehendak, hati – ketiga kemampuan ini harus dilatih pada waktu berdoa.” No 1103: “Doa melibatkan akal budi, kehendak, dan perasaan.” Yang dimaksud doa di sini adalah meditasi atau kontemplasi yang bahan doanya diambil dari teks Kitab Suci; bukan doa lisan […]

60. Hidup Doa Sr. Faustina

Berdoa sebuah kegiatan yang sulit Bagi kita, berdoa merupakan aktifitas yang paling sulit. Ketika saatnya kita harus berdoa, banyak alasan macam-macam, doa malam pun sering tidak sempat. Bahkan hanya membuat tanda salib dan langsung tumbang. Kegiatan doa Sr. Faustina Sebagai seorang Suster yang hidup dalam biara, kegiatan berdoa sudah ditentukan jam dan jenis doanya. Kegiatan […]

59. Jiwa-jiwa terpilih (imam, biarawan/wati) yang menyayat-nyayat Hati Yesus

Yesus sangat dilukai oleh dosa-dosa manusia, bahkan karena dosa-dosa itu Ia harus menanggung siksa dan mati disalib. Penghinaan dan perendahan yang sangat luar biasa. Yesus yang taat pada kehendak Bapa, selalu merindukan keselamatan semua jiwa manusia, tetapi tanggapan manusia, dan tanggapan kita, adalah menyayat-nyayat Hati Tuhan. Sikap jiwa seperti di bawah ini yang mendukakan Hati […]

58. Kerinduan Yesus adalah kerinduan Sr Faustina, yaitu keselamatan jiwa-jiwa

“Keinginanku yang paling besar adalah supaya jiwa-jiwa mengenal Engkau sebagai kebahagiaan kekal mereka, bahwa mereka percaya kepada kebaikan-Mu dan memuliakan kerahiman-Mu yang tak terbatas” (BHF 305). “Aku tahu bahwa aku hidup bukan untuk diriku sendiri, tetapi untuk sejumlah besar jiwa-jiwa. Aku tahu bahwa rahmat Yesus diberikan kepadaku bukan hanya untuk diriku, melainkan juga untuk jiwa-jiwa” […]

57. Kerinduan Yesus akan jiwa-jiwa

Yesus menghendaki agar hidup Sr. Faustina dipersembahkan hanya kepada Allah dan keselamatan jiwa-jiwa. Tuhan berkata kepada Sr. Faustina, “Engkau adalah anggur manis dalam suatu tandan pilihan; Aku ingin agar orang-orang lain ikut menikmati air anggur yang mengalir di dalam dirimu” (BHF 393). “Yang paling menyenangkan Hati-Ku adalah jiwa yang dengan teguh percaya akan kebaikan-Ku dan […]

56. PAUS YOHANES PAULUS II: PAUS KERAHIMAN (3)

6. Berziarah ke makam St. Faustina Kowalska Lebih jauh, pada tanggal 17 August 2002, Sri Paus bahkan mempersembahkan seluruh dunia kepada Kerahiman Ilahi saat beliau memberkati tempat ziarah internasional Kerahiman Ilahi di Lagiewniki, Polandia: “Bapa yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allah-an PutraMu yang terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pendamaian dosa-dosa […]

56. PAUS YOHANES PAULUS II: PAUS KERAHIMAN (2)

3. Beatifikasi Pada tahun 1993, pada hari Minggu Kerahiman Ilahi yang jatuh pada tanggal 18 April, Paus Yohanes Paulus II memaklumkan Sr Faustina Kowalska, biarawati sederhana dari Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria Berbelas Kasih, sebagai beata. Salah satu mujizat sebagai syarat beatifikasinya adalah penyembuhan Maureen Digan yang menderta Milroy Syndrome. 4. Kanonisasi Tujuh tahun kemudian, […]