Senin, 15 Agustus 2022

C-261 – Yeh. 24:15-24 – “Hai anak manusia, lihat, Aku hendak mengambil dari padamu dia yang sangat kaucintai seperti yang kena tulah, tetapi janganlah meratap ataupun menangis dan janganlah mengeluarkan air mata” (ay 16)

ACUH TAK ACUH DAN LALAI

  1. Pada saat jatuhnya kota Yerusalem ke tangan para musuhnya, Yehezkiel telah kehilangan isterinya. Di hadapan jenasah isterinya, ia memperagakan sikap acuh tak acuh, sebab ia ingin menunjukkan – sesuai dengan logikanya – betapa acuh tak acuhlah Allah terhadap Yerusalem, semenjak kota itu tidak setia lagi pada-Nya.
  2. Jangan kita mempersoalkan adegan ini serta ajaran yang dapat dipetik daripadanya!
    Kiranya pantas bertanya: Perlukah meniru, dalam kehidupan di bumi ini, sikap Allah yang konon acuh tak acuh itu?

Mat. 19:16-22 – “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku” (ay 21)