Selasa, 10 Mei 2022

C-164 – Kis. 11:19-26 – “Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (ay 26)

AGAMA ‘BERUBAH’

  1. Dalam bacaan ini diceritakan krisis berat yang pertama, yang telah menimpa Gereja Kristen: Orang-orang Kristen yang dipandang ‘tidak berarti,’ yaitu yang tinggal di luar batas Palestina, telah datang ke Antiokhia, yang pada waktu itu merupakan kota besar ketiga dalam kekaisaran Romawi (sesudah Roma dan Aleksandria), dan mulai melibatkan diri dalam usaha mempertobatkan orang-orang kafir, sedangkan Injil Kristus konon ditujukan kepada orang-orang Yahudi saja.
  2. Barnabas diutus oleh jemaat Kristen di Yerusalem untuk membereskan keadaan di kota Antiokia itu. Sesampainya di situ, Barnabas menyadari, bahwa apa yang disaksikannya, jelaslah karya Roh Kudus. Lalu Barnabas pergi mencari Paulus di kota Tarsus dan menjadi kepala jemaat yang “dipersoalkan” itu.
  3. Dengan sendirinya berubahlah juga amanat yang diberitakan Barnabas dan Paulus. Berkuranglah jumlah khotbah mengenai Mesias yang dinantikan bangsa Yahudi, tetapi bertambahlah jumlah wejangan mengenai Tuhan alam semesta dan Tuhan segala manusia (ay 20, 21, 23). Murid-murid Yesus mulai disebut “Kriten” )ay 26), sebab tidak mungkin lagi menganggap mereka sebuah bidaah agama Yahudi saja.
  4. Untuk pertama kalinya agama “mulai berubah.” Justru di Antiokhia!

Yoh. 10:22-30 – “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami” (ay ay 24)

Leave a Reply