Rabu, 20 April 2022

C-144 – Kis. 3:1-10 – “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (ay 6)

MESIAS MENERUSKAN KEGIATANNYA

  1. Mujizat yang dikerjakan Petrus serupa dengan mujiizat-mujizat yang dilakukan Yesus: Kata-kata, gerak-gerik tangan dan mata, bahkan tujuannya pun sama, yaitu mengantarkan masuk seorang najis ke dalam Bait Allah.
  2. Apakah kemiripan mujizat ini membantu orang-orang Kristen pertama membina imannya dan menjadikannya semakin kuat? Sesungguhnya mereka itu kurang berminat untuk dengan setia mengumpulkan perkataan-perkataan Yesus ataupun memelihara kenangan-kenangan dari masa yang lampau. Sebab mereka lebih-lebih memusatkan perhatiannya pada kemampuan melihat kehadiran Tuhan Yesus yang sesudah kebangkitan pun tetap nyata, biarpun Ia telah mengalami kematian. Hal ini terungkap dalam kata “Nama:” “Demi nama Yesus Kristus, berjalanlah!” (ay 6).
  3. Orang-orang Kristen pertama yakin, bahwa kematian Yesus merupakan titik tolak buat suatu aktivitas Mesias yang baru.

Luk 24:13-35 – “Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti,mengucap berkat, lalu memecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka” (ay 30-31)