Senin, 18 April 2022

C-142 – Kis. 2:14.22-32 – “Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi” (ay 32)

MESIAS TIDAK MENYELESAIKAN TUGASNYA

  1. Bacaan ini diambil dari ‘pidato-pidato misionaris,’ yang diucapkan para rasul di hadapan orang-orang Yahudi. Pidato-pidato itu mempunyai susunan serupa: Sehabis kata pendahuluan yang mengemukakan konteks dan keadaan konkret, menyusul berita mengenai wafat dan kebangkitan Yesus dan hubungan kedua peristiwa itu dengan Kitab Suci; lalu dimaklumkan bahwa Yesus dilantik sebagai Mesias; akhirnya terdapat seruan untuk bertobat.
  2. Pembuktian dari Kitab Suci sering kali lemah sekali, tetapi inti pidato tidak terletak dalam pembuktian tersebut. Sebab intinya ialah harapan yang berkumandang sepanjang Perjanjian Lama dan yang kini ditafsirkan dalam cahaya kehidupan dan wafat Yesus, guna meyakinkan orang, bahwa Yesus adalah Mesias bangsa Israel serta Penyelamat dunia.
  3. Bacaan yang diambil dari Kisah Para Rasul ini merupakan kutipan dari pidato pertama, yang diucapakan rasul Petrus pada hari raya Pentakosta. Di dalamnya terdapat semacam ringkasan mengenai karya Yesus di hadapan umum (ay 22), cerita mengenai hal ikhwal kematian-Nya (ay 23), pemakluman kebangkitan-Nya (ay 24) dan sebagian argumentasi berdasarkan Kitab-kitab suci (ay 25-28). Mazmur-mazmur yang dikutip Petrus sudah ditafsirkan sebagai ayat-ayat yang menubuatkan Mesias. Dengan mengutipnya, Petrus menyatakan, bahwa Paskah Yesus adalah hari pelantikan Yesus sebagai Mesias.
  4. Artinya sama dengan berkata: Wafat Yesus tidak mengakhiri tugas-Nya. Justru sebaliknya, tugas itu semakin meluas. Buktinya ialah suatu rentetan kejadian (mukjizat, pembebasan para tawanan, perjamuan, dll), yang dialami orang-orang Kristen. Semua kejadian itu merupakan tanda-tanda berlangsungnya zaman Mesias. Demikianlah iman para rasul.
  5. Iman serupa seharusnya menjiwai pula kita sekarang: Mesias berkarya terus-menerus!

Mat 28:8-15 – “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku” (ay 10)