Selasa, 12 April 2022

C-136 – Yes. 49:1-6 – “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, … Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi” (ay 6)

RENCANA-RENCANA MANUSIA, RENCANA ALLAH

  1. Saat tampilnya raja Koresy di panggung sejarah dinilai oleh nabi sebagai suatu kesempatan yang mungkin akan dimanfaatkan Allah untuk memulangkan para buangan ke Tanah Terjanji. Koresy akan mengambil bagian penting dalam pelaksanaan rencana Allah.
  2. Nabi menantikan kejadian yang didambakannya itu dengan sia-sia. Tetapi biarlah! Seorang nabi akan menggantikan Koresy: Tugasnya sebagai pembaharu Israel akan berkumandang sammpai ke ujung bumi (ay 6).
  3. Menurut orang-orang Kristen pertama, nabi yang kedatangannya dinubuatkan Yesaya itu ialah Kristus. Namun Yesus, Hamba yang dinantikan itu, tidak akan mempunyai suatu rencana politik. Rencana Allah untuk menghimpun anak-anak-Nya yang tersebar di mana-mana, berlainan dengan rencana-rencana manusia, walaupun rencana Allah itu tidak mungkin terlaksana tanpa keterlibatan manusia. Seturut teladan Yesus, umat Allah menjalankan tugas kenabiannya dengan menggali rencana-rencana manusia serta menemukan di dalamnya kekuatan-kekuatan yang dapat membantu mewujudkan persatuan umat manusia dalam Yesus Kristus.

Yoh. 13:21-33.36-38 – “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali: (ay 38)