Jumat, 01 April 2022

C-125 – Keb. 2:1a.12-22 – “Mari, kita mencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya serta menguji kesabaran hatinya” (ay 19)

LAIN DARIPADA YANG LAIN

  1. Dalam abad ke-2 sM, jemaat Yahudi yang bertempat tinggal di kota Aleksandria, mengalami banyak kesukarang, bahkan penganiayaan, biarpun tidak secara langsung. Memang, orang Yahudi hidup dan bertingkah laku lain daripada kebanyakan orang lain. Mereka tidak menyesuaikan diri dengan lingkungan yang asing baginya. Oh, seandainya mereka sekurang-kurangnya beradab! Tetapi, lihatlah, apakah usaha mereka untuk mengenal Allah yang tidak dapat didefinisikan itu, dapat dinilai sudah serius?
  2. Hal yang sama akan terulang pada diri Yesus. Ia pun akan tampak lain daripada orang-orang selingkungan-Nya. Ia akan menyatakan diri sebagai pewaris pengetahuan yang tidak dimiliki oleh ahli-ahli Taurat, yang paling terpelajar sekali pun. Ia pun akan dihukum mati untuk membuktikan, bahwa janji tentang bantuan Allah memang benar (ay 20).

Yoh. 7:1-2.10.25-30 – “Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal”