Kamis, 31 Maret 2022

C-124 – Kel 32:7-14 – “Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: ‘Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya” (ay 7)

ALLAH TELAH MENGAMPUNI

  1. Adegan lembu emas merupakan ilustrasi tepat mengenai betapa sulitnya manusia memihak pada Allah sejarah. Atau lebih tepat: Betapa sulit ia bertobat kepada Allah umat manusia.
  2. Dalam pristiwa penyembahan lembu emas tampaklah keagungan jiwa Musa yang tidak ada tara bandingannya. Musa dapat saja meninggalkan bangsanya. Namun ia tetap setia kepadanya, ia tetap setia kawan dengan umat tuntunannya, biarpun resikonya besar sekali. Bisa saja terjadi, bahwa ia akan dibunuh rakyat yang penuh emosi itu.
  3. Justru Musalah yang memohon pengampunan Allah. Dan ia memperolehnya, sebab Allah itu sabar dan setia. Semenjak peristiwa itu, Israel akan memandang Musa sebagai pengantaranya yang amat diperkenan oleh Tuhan. Semenjak itu pula arca berupa lembu emas, secara otomatis kehilangan maknanya.

Yoh 5:31-47 – “Jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku” (ay 46)