257. Perempuan-perempuan di kubur (28:1)

Menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu (28:1)
Dalam ayat ini terdapat dua catatan waktu. Catatan pertama sangat jelas: Hari Sabat telah lewat. Tetapi, catatan kedua, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu justru kabur. Menurut perhitungan Yahudi, hari mulai pada saat terbenamnya matahari; menurut perhitungan Romawi – pada saat matahari terbit. Catatan Mat ini dapat diartikan begini, “Pada akhir hari Sabat, pada awal hari pertama pekan.” Kalau tafsir ini tepat, maka peristiwa terjadi pada malam sesudah hari Sabat; perempuan—perempuan berjalan ke kubur dalam kegelapan malam. Kalau memang demikian maka kisah Mat berbeda dengan kisah Mrk yang melaporkan bahwa tiga perempuan membeli rempah-rempah pada akhir hari Sabat tetapi membawanya ke kubur pagi-pagi hari berikutnya. Tradisi Mat tampaknya lebih tua daripada tradisi yang tercatat dalam Injil Markus. Tetapi, selanjutnya komunitas-komunitas Kristen awal merayakan hari Minggu sebagai “Hari Tuhan” (2Kor 16:2; Kis 20:7; Why 1:10).
Hari pertama minggu ialah hari Minggu menurut kalender sekarang.

Maria Magdalena dan Maria yang lain – 28:1
Dengan menyebut nama Maria Magdalena dan Maria yang lain, Matius mengaitkan kisah tentang kebangkitan ini dengan kisah tentang kematian Yesus (Mat 27:56) dan dengan kisah tentang pemakaman-Nya (Mat 27:61). Maria yang lain kiranya sama dengan Maria ibu Yakobus dan Yusuf. Maria ini jangan disamakan dengan ibu anak-anak Zebedeus!

Pergi … menengok kubur itu  – 28:1
Perempuan-perempuan itu tentu pergi melihat Yesus di dalam kubur untuk menangisi-Nya sert mengurapi jenazah-Nya dengan rempah-rempah (Mrk 16:1; Luk 23:56-24:1). Tetapi, Mat tidak menyebutnya, sebab ia lebih tertarik pada manifestasi kuasa ilahi yang terjadi selanjutnya.