Minggu, 27 Maret 2022

C-120 – Yos 5:9a.10-12 – “Pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga” (ay 11)

ROTI, HASIL KERJA MANUSIA

  1. Perayaan Paskah yang dirayakan di dataran Yeriko mengakhiri masa petualangan bangsa Israel di padang gurun. Penyusun teks ini mencatat, bahwa manna tidak turun lagi ‘dari atas’ dan bahwa semenjak itu bangs Israel makan “hasil negeri itu” (ay 11), yaitu roti, hasil kerja manusia sendiri.
  2.  Catatan ini penting, sebab menandai tahap sejarah iman yang baru. Sekarang Israel hendaknya mengerti, bahwa bila segala sesuatu merupakan karunia Allah, maka sekaligus segala seuatu itu tergantung dari usaha manusia.
  3. Dalam perayaan Ekaristi kita mengucap syukur atas roti dan anggur, “hasil usaha manusia” dan sekaligus tanda keterlibatan orang beriman dalam nasib manusia pada umumnya. Roti dan anggur menjadi lambang usaha kita ke arah terciptanya dunia yang semakin pantas didiami manusia.

Luk 15:1-3.11-32 – “Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan” (ay 7)