241. Yesus disalibkan (Mat 27:35-50)

(bacalah terlebih dahulu teks panjang ini!)

Sebuah daftar
Dalam kisah ini tersaji sebuah daftar hal yang berkaitan dengan penyaliban Yesus. Daftar ini agak berbeda-beda dalam masing-masing Injil. Yang paling lengkap tersaji dalam Injil Markus, yaitu: (1) Nama tempat; (2) Pemberian anggur; (3) Penyaliban; (4) Pembagian pakaian; (5) Waktu penyaliban; (6) Tulisan tentang alasan Yesus disalibkan;  (7) Dua penyamun. Waktu penyaliban hanya tercatat dalam Injil Markus.

Sampailah mereka di … Golgota – 27:33
Kisah ini mulai dengan berita bahwa seluruh rombongan itu akhirnya sampai ke tempat tujuan. Tempat itu bernama Golgota. Mrk dan Mat terlebih dahulu menyajikan namanya menurut bunyinya dalam bahasa Ibrani, dan baru kemudian dalam bahasa Yunani, yaitu Tempat Tengkorak (kranion), sedangkan Yoh justru sebaliknya. Dalam Injil Luk, nama itu tersaji dalam bunyi Yunaninya saja. Tempat itu tampaknya mirip dengan tengkorak, sebab berbentuk bukit bundar. Para peziarah yang mengunjungi Yerusalem dalam abad IV melaporkan bahwa pada waktu itu tempat tersebut masih berbentuk bukit kecil. Sampai sekarang tempat itu setinggi 14 m dan menjadi bagian integral Basilika Makam Suci. Pada tahun 325-335 para arsitek yang digerakkan oleh Kaisar Konstantinus mendirikan di tempat itu sebuah kompleks suci yang mencakup basilika bernama Martyrion, sebuah taman suci berbentuk bundar dengan makam di tengahnya yang bernama Anastasis, serta Kalvari di sampingnya yang diduga sama dengan Golgota. Kini di tempat itu berdiri sebuah gereja besar yang didirikan semasa Perang Salib (1099-1149) yang umumnya dinamakan Basilika Makam Suci. Umat Protestan merasa sangat terganggu dengan upacara-upacara suci yang kini diadakan di Basilika Makam Suci, sehingga mereka tidak dapat menerima tempat itu sebagai tempat penyaliban Yesus. Mereka “menemukan” sebuah tempat lain, dekat Gerbang Damaskus, yaitu “Taman Makam” dan mengakuinya sebagai tempat penyaliban Yesus. Namun sampai kini tidak ada tempat yang lebih meyakinkan sebagai tempat penyaliban Yesus daripada Golgota dalam lingkungan Basilika Makam Suci.

Anggur bercampur empedu – 27:34
Menurut Injil Markus dan Matius, Yesus diberi anggur sebanyak dua kali, yaitu pada tahap awal (Mrk 15:23/Mat 27:34) dan akhir peyaliban-Nya (Mrk 15:36/Mat 27:48). Menurut Injil Lukas dan Yohanes, Yesus diberi anggur sekali saja, yaitu menjelang kematian-Nya. Jadi, hanya Mrk dan Mat bicara tentang ainos (=anggur biasa) yang bercampur mur (Mrk) atau empedu (Mat), tetapi semua penulis Injil bicara tentang oxos (=arak; anggur asam). Anggur bercampur empedu disebut dalam Mzm 69:22. Bunyi nasnya begini, “Mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam).” Mazmur bicara tentang orang benar yang lewat pemberian anggur asam semakin dihina oleh para musuhnya. Catatan Mat tentang anggur bercampur empedu menggemakan nas Mazmur itu. Tetapi, Mat segera mencatat bahwa, setelah Yesus mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya. Yesus tahu bahwa anggur yang disajikan kepada-Nya dipakai sebagai kesempatan untuk semakin merendahkan-Nya, sehingga Ia menolaknya.