Minggu, 06 Maret 2022

C-99 – Ul 26:4-10 – “Tuhan membawa kami keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung, dengan kedahyatan yang besar dan dengan tanda-tanda serta mukjizat-mukjizat (ay 8)

PERSEMBAHAN BAGI ALLAH SEJARAH

  1. Bacaan ini berisikan doa yang diucapkan orang-orang Ibrani pada saat mereka mempersembahkan buah-buah bungaran yang dihasilkan oleh ladang-ladang mereka. Persembahan hasil bumi yang pertama ini berasal dari suatu upacara keagamaan kafir dan berlatar belakang keyakinan, bahwa rahasila alam dan kesuburan bukan wewenan manusia. Oleh karena iu manusia harus membujuk dewa-dewa, aupaya mereka berkenan kepada rakyat bawahannya.
  2. Namun dalam bacaan ini gagasan kafir yang semula itu tampak sudah diresapi semangat dan keyakinan baru. Doa ini tidak ditujukan kepada Allah Pencipta dan Penguasa jagad raya melainkan kepada Allah sejarah yang mengadakan perjanjian dengan para bapa bangsa (ay 7). Ini sudah sebuah doa iman yang kelak akan membantu menginsafkan manusia, bahwa persembahan buah bungaran pun tidak berarti dan harus ditiadakan saja. Sebab Allah tidak usah dicari dalam alam melainkan dalam diri manusia. Di situlah kediaman-Nya.
  3. Manusia modern yang kian hari kian menguasai alam, semakin kurang peka terhadap gagasan yang menghubungkan Allah dengan alam, tetapi semakin terbuka terhadap gagasan yang timbul dari kedalaman iman seperti tadi diuraikan.

Luk 4:1-13 – “Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik” (ay 13)