Selasa, 01 Maret 2022

C-094 – 1Ptr 1:10-16 – “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu” (ay 14-15)

KEHIDUPAN YANG SELURUHNYA DISEMANGATI PASKAH

  1. Kristus adalah benar-benar pusat sejarah penyelamatan. Hal ini ingin dimaklumkan oleh setiap nabi dan pemberita Injil dengan caranya sendiri-sendiri (ay 10-12). Dilihat demikian, maka kehidupan pada umumnya menjadi semacam kehidupan Paskah.
  2. Penyusun surat ini mengemukakan gagasan ini berdasarkan renungannya tentang Paskah Yahudi (ay 132-14). Memang ada bedanya, sebab orang-orang Yahudi memperingati Paskah, yaitu pembebasan besar yang pernah dialami nenek moyang mereka, hanya selama satu malam dalam setahun saja, sedangkan kemerdekaan Kristen berlaku untuk setiap saat, sebab orang Kristen sebenar-benarnya telah menjadi “anak yang taat” (ay 14). Selain itu, oleh karena sudah dijiwai semangat Paskah, kehidupan Kristen berlangsung di sekeliling suatu Sinai rohani. Di situ orang Kristen dapat mendengarkan hukum kekudusan yang disampaikan Allah serta melaksanakannya dengan lebih setia daripada para leluhur bangsa Yahudi (ay 15-16).

Mrk 10:28-31 – “Banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu” (ay 31)