231. Yesus di hadapan Pilatus (Mat 27:11-26)

Dihadapkan kepada gubernur – 27:11
Untuk pertama kalinya dalam Injil Matius, gubernur itu, yakni Pilatus, disebut pada awal bab 27. Pada tahun 1961 di Kaisarea, di tepi Laut Tengah di Palestina, ditemukan sebuah prasasti kuno berukuran kecil (68×82 cm). Walaupun tulisan di atasnya sudah agak rusak, namun nama dan gelar Pilatus  terbaca dengan jelas, yaitu: Pontius Pilatus praefectus Iudaeae, artinya: Pontius Pilatus, prefek Yudea. Pilatus bertugas di Yudea sejak tahun 26 hingga 36.

Engkaulah raja orang Yahudi? – 27:11
Sebelum dihadapkan kepada Pilatus, Yesus tidak pernah menyebut diri-Nya “raja orang Yahudi.” Gelar ini tidak disebut pula selama Yesus diadili oleh Mahkamah Agama. Maka, agak mengherankan bahwa  gelar ini muncul dalam proses pengadilan yang dipimpin oleh Pilatus. Namun, perlu disadari bahwa Mahkamah Agama pada dasarnya mengurusi isu-isu agama, sedangkan penjajah dari Roma justru tertarik pada isu-isu politik.

Pertanyaan Pilatus, Engkaukah raja orang Yahudi?, tercatat dalam semua kitab Injil. Menurut Injil Matius, Markus dan Lukas, Yesus menjawab pertanyaan Pilatus itu dengan cara yang sama, yaitu, Engkau sendiri mengatakannya (dalam Yoh 18:33.37 jawaban ini agak berbeda. Jadi, pertanyaan Pilatus dan jawaban Yesus ini merupakan salah satu unsur yang sangat kuat dalam Kisah Sengsara Yesus, sehingga patut diterungnkan secara lebih mendalaman.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Yahudi, gelar raja orang Yahudi (bukan “raja Israel”!) dipakai oleh imam-imam besar yang memerintah di Palestina sesudah pemberontakan Makabe. Selanjutnya oleh Herodes Agung. Pada waktu  diadili, tidak ada lagi penguasa yang bergelar “raja orang Yahudi.” Namun, setelah Yesus muncul di hadapannya, Pilatus berhak curiga. Sebab Yesus sering berbicara tentang Kerajaan Allah, sehingga mungkin saja Ia mau menjadikan diri-Nya raja. Matius dalam Injilnya sesungguhnya menegaskan bahwa Yesus memang seorang Raja. Para majus dari Timur datang untuk menyembah-Nya sebagai “Raja orang Yahudi” (2:1-2). Dalam perumpamaan tentang lalang dan gandum Yesus bicara tentang kerajaan Anak Manusia yang berbeda dengan Kerajaan Allah Bapa. Pada waktu Yesus memasuki Yerusalem dengan jaya, Mat mengikuti nubuat Nabi Zakaria yang berbicara tentang raja, “Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai” (21:5) Menurut Mat 25:34 Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Anak Manusia yang menghakimi umat manusia karena berkuasa rajawi.
Tidaklah mustahil bahwa berbagai ucapan Yesus sekitar “raja” dan “kerajaan” diartikan salah, lalu dilaporkan kepada pimpinan Yahudi maupun kepada penguasa Roma. Gelar Mesias dan Raja orang Yahudi dapat saja dipandang sebagai dua sisi berbeda dari kenyataan yang sama …

Engkau sendiri mengatakannya – 27:11
Pertanyaan Pilatus dijawab oleh Yesus, Engkau sendiri mengatakannya. Jawaban ini sama dengan yang Yesus berikan kepada Yudas dalam 26:25, dan kepada Kayafas dalam 26:64. Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya (sehubungan dengan jawaban Yesus atas pertanyaan Kayafas), sejumlah ahli masa kini memandang jawaban Yesus sebagai pembenaran, walaupun isinya bukan pembenaran tuntas. Terutama bila jawaban itu diterjemahkan, “Engkau mengatakannya.” Dan bukan “Engkau sendiri mengakatannya.” Pilatus tentu saja mempunyai paham sendiri mengenai arti gelar “raja orang Yahudi,” dan Yesus pasti mempunyai paham sendiri pula, malah yang amat berbeda dengannya.