Minggu, 27 Pebruari 2022

C-092 – Sir. 27:4-7 – “Nilai ladang ditampakkan oleh buah pohon yang tumbuh di situ, demikian pula bicara orang menyatakan isi hatinya” (ay 6)

PERKATAAN – SARANA HUBUNGAN

  1. Perkataan lahir dalam lapisan terdalam jiwa manusia. Melalui perkataan, manusia mengungkapkan apa yang tersembunyi di dalam hatinya (ay 4-6). Ciri khas seorang bijak ialah kemampuannya menguasai perkataan. Berkat kemampuan itu ia membuka diri secara sadar, sehingga ia dapat menjalin dialog dengan pembicaraan (ay 7).
  2. Sesungguhnya bacaan ini merupakan sebuah pengajaran bagi masyarakat saat ini! Perkataan demikian takluk pada publisitas dan propaganda, sehingga benar-benar sudah tercabut dari akar-akar manusiawi. Perkataan menjadi semacam permainan yang tidak terkontrol lagi. Perkataan tidak mempersatukan manusia satu sama lain melainkan sebaliknya, menjadi alat pertikaian timbal balik. Maka tumbuhlah menara Babel raksasa yang baru.

    Luk. 6:39-45 – “Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui” (ay 41)