Sabtu, 26 Pebruari 2022

C-091 – Yak. 5:13-20 – “Doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni” (ay 15)

KEBERHASILAN DOA

  1. Penulis Yakobus mengingatkan, bahwa doa dibutuhkan dan membawa hasil dalam dua macam keadaan manusia, yang dengan tepat menggambarkan kefanaannya, yaitu dalam keadaan sakit dan berdosa.
  2. Dalam kedua keadaan tersebut, jemaat (yang sudah memiliki suatu organisasi gerejani) bertindak sebagai pewaris kuasa Yesus-Mesias. Bila ada yang sakit, jemaat mengurapinya dengan minyak. Kebiasaan ini memang lazim di seluruh wilayah Laut Tengah. Tetapi Yakobus segera menjelaskan, bahwa dalam pengurapan ini tidak ada unsur ilmu sihir. Jemaat mengurapi orang sakit “atas nama Tuhan” (ay 14) dan bahwa pengurapan itu disertai doa penuh pengharapan (ay 15).
  3. Bila manusia berdosa, tersedialah baginya pengakuan antar anggota-anggota jemaat serta pengakuan umum (ay 16). Pengakuan ini pun disertai doa “seorang demi seorang lain,” dan diakhiri dengan pengampunan yang memang diwarisi jemaat.

    Mrk. 10:13-16 – “Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya” (ay 15)