Jumat, 25 Pebruari 2022

C-090 – Yak. 5:9-12 – “Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu” (ay 9)

NASIHAT-NASIHAT BAGI YANG KAYA DAN YANG MISKIN

  1. Selesai memperingatkan orang-orang kaya, Yakobus beralih kepada “saudara-saudaranya” (ay 7), yaitu kepada orang-orang miskin. Yakobus minta agar mereka bersikap sabar (ay 7-9). Baik masa lampau maupun masa mendatang dapat membantu mereka dalam membina sikap kesabaran itu. Sebab di masa lampau, mereka dapat menemukan teladan kesabaran dalam diri para nabi (ay 10). Tetapi dalam masa mendatang pun mereka dapat menemukan suatu bantuan. Akan datang waktunya, sistem ekonomi yang senantiasa menguntungkan si kaya, akan roboh berantakan (ay 8). Tidakkah cukup alasan untuk bersabar? Robohnya sistem ekonomi yang sudah pasti itu, hendaknya dipandang mereka sebagai suatu kedatangan Tuhan. Sebab pada saat itu mereka akan mulai menikmati kebahagiaan dan kebebasan.
  2. Bersabar tidak sama dengan menyerah pada nasib. Kesabaran adalah hasil kasih. Yakobus menyarankan kepada saudara-saudaranya, supaya mereka mengasihi orang-orang kaya serta membantu mereka membebaskan diri dari perbudakan yang mereka alami.

Mrk. 10:1-12 – “Pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, malainkan satu” (ay 6-8)