Kamis, 17 Pebruari 2022

C-082 – Yak. 2:1-9 – “Saudara-saudara, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka” (ay 1)

DALAM PERHIMPUNAN TIDAK BOLEH BICARA TENTANG HAK-HAK ISTIMEWA

  1. Jemaat-jemaat Kristen purba tertentu mulai mengistimewakan orang-orang kaya dan mengabaikan orang-orang miskin. Yakobus menentang kebiasaan ini dengan keras. Sebab kebiasaan semacam ini bertentangan dengan semangat Kristus. Tidak boleh menghina orang-orang miskin, sebab justru merekalah yang dipilih Allah secara istimewa (ay 5).
  2. Untuk menyembuhkan keadaan tersebut, Yakobus menyarankan obat: Iman akan Kristus berlawanan dengan sikap “memandang muda” (ay 1.9). Orang beriman harus menempatkan dirinya di antara orang-orang miskin. Hanya dengan demikianlah, ia dapat menghayati kasih peraudaraan dengan sungguh-sungguh. Kasih itu tidak mengenal batas. Tidak ada Gereja kaum kaya, biarpun Gereja itu sibuk memikirkan orang-orang miskin!

Mrk. 8:27-33 – “Engkau adalah Mesias!” (ay 29)