Sabtu, 12 Pebruari 2022

C-077 – 1Raj. 12:26-32; 13:33-34 – “Tindakan itu menjadi dosa bagi keluarga Yerobeam, sehingga mereka dilenyapkan dan dipunahkan dari muka bumi” (ay 34)

AGAMA TANPA IMAN

  1. Pembentukan Kerajaan Utara di bawah pimpinan Yerobeam disertai pembangunan dua kenisah baru, yaitu di Betel dan di Dan. Dengan demikian terbentuklah imamat, yang anggota-anggotanya tidak berasal dari suku Lewi.
  2. Kesalahan Yerobeam dan suku-suku utara tidak terletak dalam peristiwa ini. Sebab baik Yerusalem maupun suku Lewi di masa itu belum dipandang sebagai tempat ibadat satu-satunya maupun sebagai suku sat-satunya yang berhak atas jabatan imamat. Hak monopoli ini akan muncul di kemudian hari. Kesalahan mereka terletak dalam usaha mendirikan agama yang tidak dilandasai iman. Sebab manusia bisa saja percaya akan adanya Allah, akan penyelenggaraan-Nya atas dunia dan umat, manusia bisa saja beribadat kepada-Nya serta mendirikan jabatan imamat untuk menghormati-Nya, tanpa sama sekali memperhatikan panggilan hidupnya yang hakiki, yaitu tetap setia pada firman Allah.
  3. Agama tanpa iman, akhirnya, entah segera, entah lambat, menggambarkan Allah sebagai semacam manusia (ay 28) serta menyeret-Nya ke dalam rangka hikmat manusiawi yang selalu picik.

    Mrk. 8:1-10 – “Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” (ay 4)