211. Yesus dibawa kepada Imam Besar (Mat 26:57-58)

Halaman Imam Besar – 26:58
Rombongan penangkap Yesus membawa-Nya kepada Imam Besar. Petrus ternyata cukup berani, sebab ia mengikut Yesus sampai ke halaman Imam Besar itu.
Kata Y: aule (=halaman) cukup membingungkan. Sebab artinya bisa macam-macam, yaitu istana seorang pangeran, gedung istana pada umumnya, suatu ruangan besar di dalam istana ataupun halaman/lapangan istana. Para penulis Injil menggunakan kata aule ini dalam arti yang agak berbeda-beda.

Di antara pengawal-pengawal – 26:58
Dalam Injil Yohanes, para pengawal sudah disebut dalam cerita penangkapan Yesus (18:3). Mereka ikut membawa Yesus ke hadapan Hanas pula (Yoh 18:12-13). Maka, dalam kisah Yohanes selanjutnya, sama sekali tidak mengherankan bahwa Petrus “berdiri” di dekat api arang di “halaman” istana di antara para pengawal yang berada di situ sambil berdiang. Pengawal pengawal hadir pula di istana Hanas, ketika Yesus diperiksa olehnya. Sebab seorang dari mereka menampar muka Yesus (Yoh 18:22).
Tetapi, dalam Injil Matius, untuk pertama kalinya pengawal disebut di sini, dalam ayat 58. Dikatakan bahwa Petrus “duduk di antara pengawal-pengawal.”
Menurut Injil Markus (14:65), para pengawal ikut “memukul” Yesus pada waktu Ia diadili oleh Mahkamah Agama.
Sungguh tidak jelas peranan para pengawal itu. Menurut Injil Yohanes, peranan mereka serupa dengan polisi.
Dengan mempertimbangkan semua data ini dapat deisimpulkan bahwa Yesus dibawa ke sebuah istana yang mempunyai pintu gerbang, halaman yang dikelilingi tembok dan sebuah ruangan besar, jadi sebuah kompleks di mana ada sejumlah hamba dan pengawal. Tetapi, hanya dalam Injil Lukas dengan jelas dikatakan bahwa Yesus dibawa ke rumah Imam Besar (Luk 18:54).
Semua data ini cukup membingungkan, sehingga tidak dapat dipastikan, apa yang persisnya terjadi pada malam sesudah Yesus dibawa kepada Imam Besar. Barangkalai datang yang disajikan dalam Injil Yohanes, paling tepat secara historis. Menurut Injil itu, pada malam sebelum wafat, Yesus diinterogasi oleh Imam Besar di dalam istanyanya.
Imam Besar yang mana? Penulis Injil Matius tidak menyebut nama Imam Besar dalam kisah ini (ia menyebut namanya, yaitu Kayafas, dalam 26:3 saja!). Markus tidak pernah menyebut nama Imam Besar. Lukas bicara tentang Imam Besar (tanpa menyebut namanya!) hanya dalam dua ungkapan, yaitu “hamba Imam Besar” (22:50) dan “rumah Imam Besar” )22:54). Tetapi, ia tahu nama Hanas maupun Kayafas (Luk 3:2; Kis 4:6). Yang paling jelas ialah Yohanes yang menghubungkan proses pemeriksaan Yesus dengan Hanas (2 kali) dan dengan Kayafas (5 kali).