Minggu, 16 Januari 2022 – PB II.

C-050 – Yes. 62:1-5 – “Bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh Tuhan sendiri” (ay 2)

KEAJAIBAN-KEAJAIBAN KASIH ALLAH

  1. Koresy telah memberi izin untuk membangun kembali Bait Allah di Yerusalem. Maka nabi mulai bernubuat tentang keindahan dan keluhuran Yerusalem di masa mendatang. Untuk itu ia memperkembangkan sebuah tema yang berperanan penting dalam Alkitab, yaitu tema pernikahan Yahwe dengan Yerusalem. Kasih Allah kepada kota-Nya diungkapkan nabi dalam kata-kata yang sesuai dan biasanya dipakai oleh para mempelai. Sebab kasih yang terjalin antara para mempelai, dengan paling tepat mengungkapkan kasih Allah kepada Yerusalem pula: menjadi satu, senasib, saling memberi, saling memaafkan dan saling menemukan dalam diri partner seorang pribadi.
  2. Kasih sedemikian akan terwujud kelak dalam misteri penjelmaan. Pada saat itu akan terjalin suatu pertukaran kasih yang menakjubkan antara Allah dengan seluruh umat manusia.

Yoh. 2:1-11 – “Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Gailea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya” (ay 11)