Sabtu, 15 Januari 2022

C-049 – 1Sam. 9:1-4.17-19 – “Ketika Samuel melihat Saul, maka berfirmanlah Tuhan kepadanya: Inilah orang yang Kusebutkan kepadamu itu; orang ini akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku” (ay 17)

RAJA YANG BERKUASA MUTLAK

  1. Allah menyetujui keputusan umat-Nya untuk mengangkat seorang raja. Tetapi kekuasaan raja itu dijadikan Allah suatu pelayanan bagi Kerajaan-Nya sendiri.
  2. Berbeda dengan penguasa-penguasa lain di zaman itu, raja Israel tidak pernah menjalankan kuasanya atas nama sendiri, melainkan atas nama Yahwe. Inilah cara cepat untuk menanggalkan kuasa rajani dari unsur-unsur sakral serta menjadikannya relatif. Sebab dengan demikian, biarpun suatu wangsa rajani yang lama jatuh lalu muncul suatu wangsa yang baru, namun pemerintahan Allah sendiri tidak pernah tergoncang karenanya.
  3. Akan tiba saatnya, bahwa Israel hanya akan merupakan sebuah jemaat kaum beriman saja dan tidak akan dipimpin oleh raja lagi.

Mrk. 2:13-17 – “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa” (ay 17)

Leave a Reply