189. Nasib hamba yang tak berguna (Mat 25:28-30)

Berikan kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta – 25:28
Ternyata hamba pertama dan kedua tetap menyimpan talenta berikut labanya tanpa perlu menyerahkannya kepada tuan.

Setiap orang yang mempunyai … – 25:29
Menurut banyak ahli, ayat ini ditambah pada perumpamaan ini dalam tradisi lisan, sebab ternyata muncul dalam Injil Matius maupun Lukas. Sifatnya sebagai “tambahan” disimpulkan pula berdasarkan alasan-alasan ini: (a) Ayat ini ditempatkan dalam berbagai konteks, sehingga sifatnya semacam “ayat berjalan” (Mrk 4:25; Mat 13:12; Luk 8:18); (b) Ayat ini memutuskan hubungan antara ayat 28 dan 30; (c) Ayat ini tidak pas dengan situasi yang digambarkan: Talenta yang disimpan oleh hamba itu diambil daripadanya sebagai hukuman, tetapi bukan karena ia punya jumlah uang sedikit saja melainkan karena ia tidak mengadakan investasi yang menguntungkan.
Kesimpulan yang terungkap dalam ayat ini bercorak terlalu umum sebab berlandaskan suatu unsur kebetulan (yaitu perbedaan antara 1 dan 5 talenta) dan merupakan hasil reinterpretasi perumpamaan oeh Matius sendiri.

Hamba yang tidak berguna itu, campakkanlah – 25:30
Ayat terakhir ini ditambah oleh Matius sendiri. Hal ini diketahui berdasarkan petunjuk-petunjuk ini: (a) “Campakkanlah dia ke dalam kegelapan” serta “Di sana akan terdapat ratap dan kertak gigi” merupakan ungkapan-ungkapan kesukaan Matius (Mat 8:12; 13:42.50; 22:13; 24:51; dalam Luk – muncul hanya sekali: 13:28) dan sering dipakai sebagai penutup perumpamaan; (b) Ayat ini tidak punya paralelnya dalam Lukas; (c) Hukuman yang ditimpakan pada hamba ketiga sungguh berlebihan dan tidak masuk akal.
Kata tak berguna muncul di sini saja dan dalam Lukas 17:10