Rabu, 05 Janauari 2022

C-039 – 1Yoh 4:11-18 – “Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia” (ay 16)

KASIH PERSAUDARAAN DAN IMAN AKAN KRISTUS

  1. Teks ini merupakan semacam uraian teologis singkat mengenai kasih persaudaraan sejati. Kasih itu mustahil tanpa iman akan Kristus dan tanpa percaya, bahwa Kristus diutus oleh Allah Bapa (ay 14) sebagai Anak Allah (ay 15). Iman akan kedudukan Kristus ini membuka mata manusia akan kebenaran, bahwa Allah adalah Kasih (ay 16), bahwa melalui Anak-Nya, Allah membuat kita dapat ‘berada’ dalam kasih-Nya (ay 12.13.15.16) dan bahwa berkat kegiatan Roh Kudus kita pun sanggup mengasihi (ay 13). Tidak mungkin mengasihi manusia, bila kita tidak tinggal dalam arus kasih yang bersumber pada Allah, bila kita tidak mau menerima ketergantungan kita daripada Allah dalam hal mengasihi sesama.
  2. Kata dan kesaksian rasul Yohanes ini (ay 14) jelas merupakan hasil pengalaman rohaninya, yang memang luar biasa.

Mrk 6:45-52 – “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (ay 50)