Selasa, 21 Desember 2021

C-024 – Zef 3:14-18a – “Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!” (ay 14)

MARI KITA BERSUKA RIA!

  1. Tentara musuh telah mundur dari perbatasan negeri Israel (ay 15). Maka terbayanglah masa yang lebih cerah bagi Yerusalem. Inilah kesempatan yang baik untuk dengan sukacita membaharui perjanjian dengan Allah serta merenungkan kebesaran kasih Yahwe (ay 17) secara lebih mendalam.
  2. Umat Allah menjadi semakin kokoh melalui pelbagai kesusahan dan aneka peritiwa sejarahnya yang aneh-aneh. Ia tumbuh berkembang berkat bukti-bukti kasih Allah yang disaksikannya berulang kali. Melihat bukti-bukti kasih itu, bersukacitalah umat. Sukacita itu tulen, tidak dibuat-buat. Bukan pula histeri ataupun impian tanpa dasar. Sukacita itu sangat realistis, sebab bertumpu pada persekutuan sejati dengan Allah sendiri.

Luk 1:39-45 – “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu”