Sabtu, 11 Desember 2021

C-014 – Sir 48:1-4.9-11 – “Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalam kereta dengan dengan kuda-kuda berapi” (ay 9)

API MEMUSNAHKAN TERLAMPAU CEPAT

  1. Pujian mengenai nabi Elia ini mengandung unsur-unsur legendaris. Elia digambarkan sebagai manusia api. Ia menurunkan api sorgawi ke bumi. Ia naik ke sorga dengan menumpangi kereta berapi. Ia berbicara atas nama Allah yang mirip dengan ‘api pemusnah.’ Oleh karena Elia menghilang secara misterius, maka orang-orang Yahudi menyangka bahwa ia akan kembali kelak untuk memaklumkan kedatangan Allah yang definitip, kedatangan Allah pembalas dan hakim.
  2. Bukankah Elia sudah kembali dan kini terwujud dalam Gereja? Sebab Gereja pun, sama seperti Elia, ditugaskan untuk memaklumkan kedatangan Allah di tengah-tengah umat manusia. Bedanya saja, Gereja memaklumkan kedatangan itu dengan lebih banyak kesababaran dan kelembutan. Namun sama seperti Elia, Gereja memaklumkannya dengan seluruh kewibawaannya.

Mat 17:16-19 – “Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka”