Jumat, 03 Desember 2021 ; Pesta St. Fransiskus Xaverius

C-006 – 1Kor 9:16-19.22-23 – “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil” (ay 16)

DI LUAR SEGALA PENDAPAT

  1. Paulus memberi kesan, bahwa ia tidak pernah memihak. Segala persoalan, yang timbul dalam jemaat Korintus, diatasinya dengan halus dan luwes; ia berbaik hati dengan kedua belah pihak.
  2. Bukankah sikap Paulus ini menunjukkan, bahwa ia mencari kepopuleran sendiri? Rasul membela diri terhadap tuduhan semacam ini dengan penuh semangat. Ia menerima tugas berat (ay 16), yaitu memberitakan Injil. Demi tugas itu, yang dibebankan kepadanya, ia menjadi hamba dari semua orang (ay 19): Baik bagi orang yang lemah maupun yang kuat, baik bagi yang Yahudi maupun yang bukan Yahudi. Sikap ini janganlah kita nilai sebagai suatu kebajikan murahan, yang ingin ‘bersahabat dengan semua’. Sebabnya Paulus tidak pernah memihak, harus dicari dalam keyakinannya yang mendalam, bahwa Injil tidak memutlakkan satu aliran filsafat atau etika pun.
  3. Injil hanya menilai tinggi setiap manusia, yang dengan bebas melibatkan diri dalam pelayanan kasih.

Mrk 16:15-20 – “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”