Kamis, 02 Desember 2021

C-005 – Yes 26:1-6 – “Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya, sebab Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal” (ay 4)

YERUSALEM DAN BABEL, KOTA-KOTA MODERN

  1. Perang antara Yerusalem dan Babel akan dimenangkan oleh Yerusalem. Sebelum perang itu berakhir, nabi sudah menyusun sebuah madah kemenangan. Namun, ternyata, Babel masih lama bertahan dan kehancurannya tampaknya masih lama harus ditunggu.
  2. Kota Babel terjelma kembali dalam kota-kota modern, di mana jurang pemisah antara golongan kaya dan golongan miskin semakin melebar. Babel hidup kembali dalam lembaga-lembaga pelayanan masyarakat yang sudah berubah menjadi lembaga-lembaga pemerasan terhadap golongan yang lemah. Babel hidup kembali dalam sarana-sarana keadaban modern yang dijadikan alat-alat korupsi.
  3. Yerusalem dapat mengalahkan Babel, kota modern itu, asal manusia-manusia yang mendiaminya sanggup menjadikan kotanya suatu tempat pertemuan timbal balik seorang dengan seorang dan asal para penghuninya menimba kekuatan dari kasih mereka kepada ‘orang-orang kecil’ (ay 6) untuk merohanikan tembok-tembok kotanya. Kasih itu dijiwai Allah sendiri. Maka akan menjadi nyata, bahwa Allah adalah gunung batu kota itu, sehingga ia tidak mungkin musnah (ay 4).

Mat 7:21.24-27 – “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga”