Rabu, 17 Nopember 2021 ; Pw Sta Elisabeth dr Hongaria

B-351 – 2Mak 7:1-2.9-14 – “Kami lebih bersedia mati dari pada melanggar hukum nenek moyang” (ay 2)

PERCAYA AKAN KEBANGKITAN

  1. Sejak penganiayaan yang terjadi dalam abad ke-2 sM, bangsa Yahudi mempunyai martir-martirnya sendiri. Kisah mengenai ketujuh saudara yang mati dibunuh, karena setia pada hukum Musa, merupakan bukti, bahwa iman bangsa Yahudi telah memperdalam hidup keagamaannya. Sebab orang-orang Yahudi mulai percaya, bahwa pada suatu hari orang-orang mati yang setia sampai akhir, akan bangkit (ay 9.14).
  2. Maksud cerita ini ialah menegaskan, bahwa kebangkitan merupakah hal yang diharapkan bagi mereka yang kehilangan hidupnya demi Tuhan. Pemberian dibalas dengan pemberian. Barangsiapa belum pernah memberi, janganlah pula berharap, bahwa ia akan menerima sesuatu.

Luk 19:11-28 – “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik, egkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota”