Kamis, 11 Nopember 2021 ; Pw St. Martinus

B-346 – Keb 7:22-8:1 – “Kebijaksanaan adalah pernafasan kekuatan Allah, dan pancaran murni dari kemuliaan Yang Mahakuasa. Karena itu tidak ada sesuatupun yang bernoda masuk ke dalamnya” (ay 25)

SAHABAT MANUSIA

  1. Ini sebuah madah pujian yang hebat tentang kebijaksanaan Allah. Penyusunnya menimbun di dalamnya ungkapan-ungkapan yang dipungutnya dari tulisan-tulisan Yunani maupun dari Alkitab, untuk berturut-turut memuji transendensi serta imanensi kebijaksanaan ilahi. Kebijaksanaan itu kudus. Namun dia bersahabat dengan manusia.
  2. Bukankah kita yang merasa perlu membeda-bedakan transendensi dari imanensi itu? Bukankah keagungan Allah yang sejati terletak dalam kenyataan, bahwa Ia bukan suatu pribadi yang tak berwajah?

Luk 7:20-25 – “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini”