Minggu, 07 Nopember 2021 ; PB XXXII

B-342 – 1Raj 17:10-16 – “Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu Tuhan memberi hujan ke atas bumi” (ay 14)

IMAN SEORANG NABI DAN SEORANG WANITA KAFIR

  1. Iman nabi Elia serupa dengan iman Abraham. Oleh karena ia berharap kepada Allah secara total, maka ia berani meminta kepada wanita janda itu, tanpa memikirkan kelanjutannya, supaya ia sudi memuaskan kelaparannya dengan sisa makanan yang masih tertinggal padanya.
  2. Akan tetapi janda itu pun percaya secara total. Ia berpegang teguh pada firman Allah saja dan ia meyakini janji yang didengarnya.
  3. Adegan ini merupakan sebuah pendahuluan indah sekali bagi tulisan-tulisan rasul Paulus mengenai bangsa-bangsa asing, yang berkat imannya pada firman Allah saja akan mencapai keselamatan, biarpun mereka tidak melakukan hal-hal yang diwajibkan oleh hukum Taurat.

Mrk 12:38-44 – “Mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya”