Rabu, 27 Oktober 2021

B-331 – Rom 8:26-27 – “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan” (ay 26)

BERDOA SEBAGAIMANA MESTINYA

  1. Untuk berdoa semestinya (ay 26) perlu membiarkan diri dituntun oleh Roh Kudus, sebab hanya Dialah yang mengenal rencana Alah Bapa (ay 27). Oleh karena itu mudah dipahami, bahwa doa sejati, dari satu pihak mencerminkan ketidakpuasan pribadi seorang beriman, dan dari lain pihak keyakinannya yang pasti, bahwa Roh Kudus terus berkarya dengan memberi kepada manusia petunjuk untuk menjadi sempurna.
  2. Bila Roh Kudus menyuburkan doa, maka dengan sendirinya pula kata—kata yang diucapkan bibir, senada dengan rencana Allah.

Luk 13:22-30 – “Sesungguhnya ada orang yang terakir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir”