Kamis, 14 Oktober 2021

B-318 – Rom 3:21-30a – “Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya” (ay 25)

PENJELASAN ISTILAH-ISTILAH

  1. Kebenaran, penebusan, pendamaian – merupakan tiga ungkapan yang sering muncul dalam tulisan-tulisan Paulus. Paulus meminjamnya dari kosa kata teologi dan liturgi semasa hidupnya, sehingga untuk pembaca masa sekarang perlu diberi beberapa keterangan tentang artinya.
  2. Kata ‘kebenaran Allah’ (ay 21).22) mengungkapkan semacam ‘ambisi,’ yang meresapi Allah sehubungan dengan rencana-Nya terhadap umat manusia. Allah menghendaki supaya manusia sukses dan berhasil, biarpun sukses manusia itu harus dibayar oleh Allah dengan keharusan memberi pengampunan. Kebenaran Allah itu menjadi nyata dalam diri Yesus Kristus dan terlaksana melalui ‘penebusan’ (ay 24) di salib. Untuk masuk ke dalam tata peraturan yang dikehendaki Allah, manusia harus ‘ditebus’ dari perbudakan yang menimpanya melalui dosa serta akibat-akibatnya. Namun ‘tebusan’ itu memulihkan hubungan antara Allah dengan manusia. Melalui darah yang ditumpahkan-Nya, Kristus telah menjadi ‘pendamaian’ (ay 25). Paulus menghubungkannya dengan darah yang dituangkan ke atas mezbah pendamaian pada hari raya Pendamaian. Berkat itu Yesus-pendamaian Allah dan manusia dapat kembali saling menukarkan hidupnya masing-masing. Bila demikianlah halnya dengan kebenaran Allah, maka manusia tidak mungkin dibenarkan selain melalui iman kepada Kristus (ay 21).

Luk 11:47-54 – “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan, kamu sendiri tiak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi”

Leave a Reply