Rabu, 13 Oktober

B-317 – Rom 2:1-11 – “Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri” (ay 1)

JANGAN MENGHAKIMI

  1. Melihat kemerosotan orang-orang kafir, sejumlah orang – terutama sekali orang-orang Yahudi – dapat berkata: “Saya? Saya bukan seperti mereka itu!” Yah, mereka tergoda untuk menghakimi orang lain, padahal penghakiman adalah wewenang Allah semata-mata (ay 1).
  2. Menghakimi berarti memisahkan diri dari orang lain dan bertumpu pada kesetiaan atau kebajikan hati sendiri. Dalam penghitungan terakhir orang yang menghakimi membayangkan dirinya sebagai manusia yang bernilai terhadap Allah. Padahal terhadap Allah, baik orang Yahudi maupun orang lain, hanya dapat mengakui dirinya sebagai pendosa saja (ay 4), sebagai pribadi yang tergantung dari belas kasihan ilahi (ay 4), sebagai orang yang sama saja keadaannya dengan orang Yunani (ay 9-11), yaitu orang yang dicap “tidak berkeTuhanan.”

Luk 11:42-46 – “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun”

Leave a Reply