Selasa, 5 Oktober 2021

B-309 – Yun 3:1-10 – “Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya” (ay 10)

ORANG LAIN JUGA DAPAT TERBUKA TERHADAP FIRMAN ALLAH

  1. Kitab Yunus merupakan sebuah karya cemerlang, biarpun jumlah ayatnya sedikit saja. Sebab kitab ini menyuarakan universalisme sejati Injil.
  2. Yunus pergi ke kota besar Niniwe untuk memaklumkan kepada para pendukungnya hukuman dahsyat yang disiapkan Allah bagi orang-orang kafir. Tentu saja, cerita ini diresapi gagasan-gagasan Yahudi yang lazim: Orang kafir mesti dihukum Allah dengan keras. Tetapi para penduduk Niniwe langsung bertobat pada pewartaan pertama Yunus.
  3. Maka secara ringkas dapat disimpulkan sebagai berikut: Orang-orang yang dianggap hina dan di luar perhitungan, memberi pelajaran kepada orang yang menganggap dirinya sudah tahu dan hidup suci. Yang hina-dina itu mengajarkan mereka yang suci-suci itu, bahwa perlu membebaskan diri dari sikap dogmatisme yang kaku.
  4. Memang, tidak mungkin berjumpa dengan manusia lain, selama kita belum bebas dari sikap sedemikian.

Luk 10:38-42 – “Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendekarkan perkataan-Nya”