164. Pemberitahuan pertama – Mat 16:21 (2/2)

Menanggung banyak penderitaan – 16:21
Menanggung banyak penderitaan searti dengan diperlakukan secara buruk, disengsarakan.

Tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat – 16:21
Ketiga kelompok ini menjadi anggota-anggota Mahkamah Agama Yahudi (Sanhedrin). Mereka memegang kuasa tertinggi dalam urusan-urusan iman Yahudi. Pemerintahan Roma malah mengizinkan Mahkamah Agama mengatur sejumlah hal dalam kehidupan Yahudi di luar agama.
Para tua-tua – mereka telah disebut dalam Mat 2:4 – ialah pemimpin-pemimpin Yahudi yang terhormat. Mereka bukan imam. Secara modern mereka dapat disebut “tokoh masyarakat.”
Tentang para imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat bacalah komentar pada Mat 2:4. Perhatikanlah bahwa Matius tidak menyebut di sini orang-orang Farisi.

Dibunuh – 16:21
Dalam ayat ini tidak disebut siapa yang akan membunuh Yesus. Tidak dikatakan pula bahwa sengsara Yesus akan menyebabkan kematian Yesus. Kematian Yesus tampaknya merupakan peristiwa tersendiri, unik.
Secara historis, Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Piloatus. Hukuman itu dilaksanakan oleh para serdadu Roma yang menyalibkan Yesus.

Dibangkitkan pada hari ketiga – 16:21
Ungkapan dibangkitkan pada hari ketiga sebaiknya dipahami sebagai tindakan Allah terhadap Yesus yang dibunuh.
Menurut ayat ini, Yesus akan dibangkitkan pada hari ketiga, bukan “sesudah tiga hari,” seperti dikatakan dalam Mrk 8:31. Namun, Matius mengenal juga ungkapan sesudah tiga hari (Mat 27:63).

Menanggung banyak penderitaan – 16:21
Menanggung banyak penderitaan searti dengan diperlakukan secara buruk, disengsarakan.

Tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat – 16:21
Ketiga kelompok ini menjadi anggota-anggota Mahkamah Agama Yahudi (Sanhedrin). Mereka memegang kuasa tertinggi dalam urusan-urusan iman Yahudi. Pemerintahan Roma malah mengizinkan Mahkamah Agama mengatur sejumlah hal dalam kehidupan Yahudi di luar agama.
Para tua-tua – mereka telah disebut dalam Mat 2:4 – ialah pemimpin-pemimpin Yahudi yang terhormat. Mereka bukan imam. Secara modern mereka dapat disebut “tokoh masyarakat.”
Tentang para imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat bacalah komentar pada Mat 2:4. Perhatikanlah bahwa Matius tidak menyebut di sini orang-orang Farisi.
Dibunuh – 16:21
Dalam ayat ini tidak disebut siapa yang akan membunuh Yesus. Tidak dikatakan pula bahwa sengsara Yesus akan menyebabkan kematian Yesus. Kematian Yesus tampaknya merupakan peristiwa tersendiri, unik.
Secara historis, Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Piloatus. Hukuman itu dilaksanakan oleh para serdadu Roma yang menyalibkan Yesus.
Dibangkitkan pada hari ketiga – 16:21
Ungkapan dibangkitkan pada hari ketiga sebaiknya dipahami sebagai tindakan Allah terhadap Yesus yang dibunuh.
Menurut ayat ini, Yesus akan dibangkitkan pada hari ketiga, bukan “sesudah tiga hari,” seperti dikatakan dalam Mrk 8:31. Namun, Matius mengenal juga ungkapan sesudah tiga hari (Mat 27:63).
Menanggung banyak penderitaan – 16:21
Menanggung banyak penderitaan searti dengan diperlakukan secara buruk, disengsarakan.
Tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat – 16:21
Ketiga kelompok ini menjadi anggota-anggota Mahkamah Agama Yahudi (Sanhedrin). Mereka memegang kuasa tertinggi dalam urusan-urusan iman Yahudi. Pemerintahan Roma malah mengizinkan Mahkamah Agama mengatur sejumlah hal dalam kehidupan Yahudi di luar agama.
Para tua-tua – mereka telah disebut dalam Mat 2:4 – ialah pemimpin-pemimpin Yahudi yang terhormat. Mereka bukan imam. Secara modern mereka dapat disebut “tokoh masyarakat.”
Tentang para imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat bacalah komentar pada Mat 2:4. Perhatikanlah bahwa Matius tidak menyebut di sini orang-orang Farisi.
Dibunuh – 16:21
Dalam ayat ini tidak disebut siapa yang akan membunuh Yesus. Tidak dikatakan pula bahwa sengsara Yesus akan menyebabkan kematian Yesus. Kematian Yesus tampaknya merupakan peristiwa tersendiri, unik.
Secara historis, Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pontius Piloatus. Hukuman itu dilaksanakan oleh para serdadu Roma yang menyalibkan Yesus.
Dibangkitkan pada hari ketiga – 16:21
Ungkapan dibangkitkan pada hari ketiga sebaiknya dipahami sebagai tindakan Allah terhadap Yesus yang dibunuh.
Menurut ayat ini, Yesus akan dibangkitkan pada hari ketiga, bukan “sesudah tiga hari,” seperti dikatakan dalam Mrk 8:31. Namun, Matius mengenal juga ungkapan sesudah tiga hari (Mat 27:63).