Minggu, 3 Oktober 2021

B-307 – Kej 2:18-24 – “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia” (ay 18)

MANUSIA DICIPTAKAN UNTUK MENGASIHI

  1. Manusia tidak memenuhi seluruh panggilannya dengan menguasai dunia materi dan kehidupan saja. Ia diciptakan untuk mengasihi, untuk berjumpa dengan pribadi lain.
  2. Namun seluruh suasana bab kedua kitab Kejadian masih dipengaruhi pikiran kepria-priaan. Apa yang ditemukan oleh pria dalam pribadi wanita? Bukan kepribadiannya! “Inilah tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku!” (ay 23).
  3. Dengan memandang wanita sebagai ‘bantuan yang sesuai,’ wanita nampaknya diciptakan hanya merebut pria dari kesepian yang mencekamnya. Ia hanya menjadi partner persekutuan baginya (ay 18).
  4. Tidak ada sesuatu pun dalam bacaan ini yang menunjukkan, bahwa wanita pun memiliki kepribadian, bahwa wanita pun memiliki kepribadian tersendiri, dan bahwa wanita pun mencari akal untuk mengatasi kesepiannya sendiri.
  5. Namun ada satu unsur yang menunjukkan kemajuan: Untuk mendapatkan wanita, pria tidak segan-segan meninggalkan keluarganya sendiri (ay 24). Memang, rahasia pribadi lain menarik sekali dan mengundang manusia meninggalkan dirinya sendiri.

Mrk 10:2-16 – “Siapa saja menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah”