159. Janji Yesus kepada Petrus (16:17-20)

Berbahagialah – 16:17
Yesus mengucapkan selamat kepada Petrus.

Simon anak Yunus – 16:17
Dalam teks asli: bariona. Tambahan anak Yunus ini agak membingungkan, sebab dalam Yoh 1:42 dikatakan bahwa ayah Petrus bernama Yohanes. Namun, nama Iona mengacu kepada nama Aramea Yohanan, sehingga merupakan singkatan nama “Yohanes.” Petrus disapa oleh Yesus secara meriah.
Simon adalah nama asli Petrus, sedangkan anak Yunus mengacu kepada ayahnya. Simon adalah penghuni bumi, sedangkan Yesus bicara atas nama Bapa-Nya yang di surga.

Bukan manusia – 16:17
Aslinya, daging dan darah, dalam arti manusia. Begitulah cara Yahudi bicara tentang manusia.
Melalui ungkapan ini barangkali mau ditegaskan bahwa manusia adalah insan yang sangat terbatas kekuatan dan pengetahuannya, rapuh (Sir 14:18; 1Kor 15:50; Gal 1:16). Tetapi ungkapan ini mungkin juga berlaku bagi Petrus semata-mata: Ia belajar tentang jati diri Yesus bukan dari dirinya sendiri ataupun dengan cara manusiawi!

Menyatakan itu – 16:17
Tambahan itu tidak ada dalam teks asli, tetapi dibutuhkan dalam bahasa Indonesia. Itu mengacu kepada kebenaran yang baru saja diungkap Petrus. Di tempat lain Yesus berkata, “Tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya” (Mat 11:27).

Bapa-Ku yang di surga – 16:17
Petrus mendapat “wahyu” langsung dari Allah Bapa. Tetapi dari lanjutan teks diketahui, bahwa Petrus tidak memahami wahyu itu secara memuaskan.
Kata surga menegaskan adanya kontras antara Allah dengan dunia ciptaan: Kuasa Allah tanpa batas, sedangkan ciptaan hanyalah darah dan daging fana.