Rabu, 22 September 2021

B-296 – Ezr 9:5-9 – “Karena sungguhpun kami menjadi budak, tetapi di dalam perbudakan itu kami tidak ditinggalkan Allah kami” (ay 9)

APAKAH ALLAH DEMIKIAN KEJAM?

  1. Ezra berjuang dengan gigih, supaya perkawinan orang-orang Yahudi dengan wanita-wanita asing dilarang. Ia berpendapat, bahwa perkawinan-perkawinan campur semacam ini merupakan sumber segala kemalangan yang tanpa henti-hentinya menimpa bangsa Yahudi sekembalinya mereka ke Palestina.
  2. Dalam ibadat petang di dalam Bait Allah, Ezra mengucapkan sebuah doa tobat kepada Allah. Tema utama doanya – hal ini patut diperhatikan – bukannya dosa, melainkan Allah sendiri, yang demi kesetiaan-Nya pada rencana penyelamatan-Nya, berkenan berdamai dengan para pendosa.

Luk 9:1-6 – “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau beka, roti atau uang, atau dua helai baju”