151. Permohonan pertama perempuan Kanaan (15:22-23a)

Lalu datanglah – 15:22
Dalam teks aslinya, kata dan didahului dengan kata Y: idou (=lihatlah).

Seorang perempuan Kanaan – 15:22
Karena ketidakjelasan, tidak dapat dipastikan ke tempat mana wanita itu datang. Mungkin saja ia datang secara khusus kepada Yesus, sehingga mengadakan perjalanan agak panjang. Kalau demikian, maka bertambahlah satu alasan lagi, mengapa Yesus mengagumi imannya (ay 28). Namun, boleh jadi bahwa wanita itu tinggal di daerah yang pada waktu itu dikunjungi Yesus.
Orang-orang Kanaan sering disebut dalam PL, tetapi dalam PB di sini saja. Semasa PB tidak ada lagi negeri yang bernama Kanaan, namun orang-orang Fenisia menyebut diri mereka sendiri “orang Kanaan.” Dilihat dari sudut sejarah, nama Kanaan mengacu kepada beberapa daerah yang tidak terlalu jelas perbatasannya, yaitu kepada Tanah Terjanji yang dijajah oleh para leluhur Israel, kepada suku-suku asli Palestina, dan kepada Fenisia (di zaman kehidupan Yesus).
Dari seluruh kisah ini dapat disimpulkan bahwa perempuan Kanaan itu memang kafir. Tetapi ini tidak berarti bahwa ia tidak pernah mendengarkan ajaran Yesus.

Kasihanilah aku – 15:22
Seruan ini ditujukan pula kepada Yesus oleh dua orang buta (Mat 9:27). Perempuan Kanaan ini bukan hanya minta dikasihani, melainkan ditolong juga.

Ya Tuhan – 15:22
Sapaan Yunani, kyrie, yang penuh hormat ini, aslinya (pada waktu peristiwa itu terjadi) barangkali searti dengan “tuan,” “bapak.” Tetapi dalam Injil Matius, Yesus disapa dengan cara ini hanya oleh orang-orang yang sudah percaya kepada-Nya. Bila diingat bahwa Matius menulis Injilnya bagi umat Kristen, artinya bagi mereka yang sudah cukup lama percaya akan ke-Tuhanan Yesus, maka sapaan ini memang dapat berarti Tuhan.

Anak Daud – 15:22
Anak Daud ialah gelar Yahudi yang diberikan kepada Mesias (Mat 1:1; 9:27; 15:22; 20:30-31; 21:9.15). Karena biasanya dipakai oleh bangsa Yahudi, maka gelar ini terasa agak aneh di mulut perempuan kafir.
Selain itu muncul pertanyaan, “Mengapa Yesus-Penyembuh disapa sebagai ‘Anak Daud’ padahal Daud bukan seorang penyembuh?” Dewasa ini diketahui bahwa Salomo, putra dan pengganti Daud, dipandang sebagai penyembuh dalam Yudaisme semasa PB.

Kerasukan setan dan sangat menderita – 15:22
Putri perempuan Kanaan itu tampaknya tersiksa oleh setan sehingga sangat menderita/sakit. Menurut kepercayaan rakyat zaman itu, putri itu berada dalam kontrol suatu kuasa yang gaib. Namun, ungkapan ini jangan diartikan secara modern, misalnya: Putri itu sinting atau gila.

Sama sekali tidak menjawabnya – 15:23
Yesus ternyata tidak menghiraukan teriakan perempuan itu, dan alasannya diberitahukan dalam ayat berikutnya: Ia tidak mau melampaui batas-batas misi yang dipercayakan kepada-Nya. Dalam kisahnya yang sejajar (Mrk 7:26-27), Markus sama sekali tidak melaporkan bungkamnya Yesus ini. Maka dapat dipastikan bahwa bungkamnya Yesus ini pasti sebuah catatan penting menurut Matius.