Sabtu, 4 September 2021

B-278 – Kol 1:21-23 – “Sekarang kamu diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya” (ay 22)

PENDAMAIAN

Melalui wafat Anak-Nya, Allah memperdamaikan manusia dengan diri-Nya (ay 22). Namun hendaknya hal ini dipahami dengan tepat: Pendamaian itu tidak serupa dengan rujuknya dua orang yang telah bertemu kembali dan bersama-sama mengambil keputusan untuk melupakan masa yang lampau! Bukan manusia yang mengambil keputusan untuk bertobat dan kembali kepada Allahnya. Kenyataannya adalah sebagai berikut: Allah sendiri menempatkan manusia dalam keadaan pendamaian, melalui Yesus Kristus. Ia membuat itu jauh sebelum manusia mengambil keputusan untuk kembali kepada-Nya. Manusia tidak mungkin berdamai dengan Allah. Justru Allh yang memperdamaikan manusia dengan diri-Nya.


Luk 6:1-5 – “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat” (ay 5)