139. Pergandaan roti dan ikan (14:19-20)

Mereka semuanya makan – 14:20
Maksudnya, semua oroang, bukan murid-murid. Mereka mewakili seluruh Israel yang berkumpul dengan Yesus.

Sampai kenyang – 14:20
Melalui ungkpan sampai kenyang (ungkapan ini muncul pula dalam Mt 5:6; 15:33) ditegaskan bahwa rotinya cukup untuk semua orang. Inilah gambaran kerajaan Mesias dalam tahap penggenapannya: Allah akhirnya akan mengatasi semua kebutuhan manusia.
Dalam Mat 5:6 sudah dikatakan, “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kehendak Allah, karena mereka akan dipuaskan.” Tibalah saatnya kaum miskin makan dan dikenyangkan. Artinya, semua orang yang mencari Tuhan dapat menemukan-Nya, menemukan “hidup” dalam diri-Nya serta bergabung dengan kaum beriman yang mengucap syukur (Mzm 22:27-32; 132:15).

Potongan-potongan roti yang lebih – 14:20
Potongan-potongan itu kiranya dikumpulkan oleh kedua belas rasul. Mereka tidak mengumpulkan remah-remah, melainkan potongan-potongan roti yang tidak dimakan karena semua orang sudah kenyang. Perhatian Matius tetap tertuju pada roti; ikan tidak disebut sama sekali.

Duabelas bakul penuh – 14:20
Bila memang tepat dugaan bahwa masing-masing rasul berkeliling dengan bakulnya sendiri, maka setiap rasul berhasil mengumpulkan sisa roti. Ini bukan gambaran besarnya mukjizat, melainkan pengajaran bahwa bagi orang-orang yang tidak hadir pada waktu itu pun masih tersisa cukup banyak makanan untuk dibagi dalam Gereja.
Semua orang yang haus dan lapar selalu dapat menemukan makanan dalam Gereja. Tetapi kalau para pelayan Gereja kurang beriman, maka mereka membiarkan orang banyak mencari makanan itu di tempat yang tidak tepat. Gereja memiliki roti pemberian Tuhan sendiri!