135. Kamu Harus Memberi Mereka Makan (Mat 14:13-21)

Kamu Harus Memberi Mereka Makan
(bacalah teks ini terlebih dahulu dengan cermat dan baik!)

Tiga kisah serupa namun berbeda
Teks tentang pergandaan roti dikenal secara umum. Namun, dapat dipertanyakan apakah cukup diperhatikan juga perbedan isi kisahnya dalam masing-masing Injil. Perlu disadari bahwa kisah serupa ada dalam Injil Markus, Lukas, dan Yohanes, namun masing-masing kisah itu jangan disamakan begitu saja. Penulisnya berbeda, amanatnya pun demikian. Melalui kisah-kisah tersebut, umat Kristen masa kini dapat mempelajari cara pengikut Kristus masa awal memaklumkan Kristus dan merayakan-Nya dalam liturgi.
Bahasa kisah-kisah ini berakar kuat dalam PL dan sekaligus sangat setia pada pemberitaan masa awal yang berusaha menunjukkan bahwa apa yang tertulis dalam PL tergenapi dalam dan oleh Yesus Kristus. PB, termasuk Injil, suit dipahami terlepas dari PL.

Latar belakang kisah
Latar belakang kisah-kisah tentang pergandaan roti pasti terpengaruh oleh pengalaman bangsa Israel semasa perjalanan lama mereka dari Mesir ke Kanaan. Ceritanya dapat ditemukan dalam Kel 16 dan Bil 11. Kedua teks itu bercerita bagaimana bangsa Israel dikenyangkan di gurun dengan roti yang diturunkan Allah dari langit (Kel 16:4).
Lebih jelas lagi, teks ini dipengaruhi oleh mukjizat yang dilaporkan dalam 2Raj 4:1-7.42-44 tentang roti jelai yang diperganda oleh Elisa.
Injil tidak menjiplak kisah-kisah itu dan juga tidak menciptakan sesuatu yang baru bedasarkan PL. Namun, dapat dipastikan bahwa perbuatan Yesus yang memang historis itu diungkapkan sebagai realisasi janji terdahulu.
Bangsa Israel memang menantikan kedatangan seorang nabi serupa Musa dan terulangnya mukjizat-mukjizat zaman Keluaran. Nabi-Mesias – menurut keyakinan bangsa itu – akan menuntun mereka ke gurun/tempat sepi, akan mengulangi keajaiban-keajaiban masa lampau, khususnya akan memberi manna. Ia akan bertindak sebagai Gembala yang prihatin dan berbelas kasih terhadap umat yang terlantar. Karena memiliki Roh Kudus dalam segenap kepenuhannya, Mesias akan melampaui mukjizat-mukjizat yang pernah dilakukan Nabi Elia dan Nabi Elisa. Sama seperti dulu (Kel 18:25), bangsa Isrel akan mengambil tempat dalam perjamuan mesianik. Mereka akan makan manna-roti surgawi.

Gembala umat
Ternyata penantian eskatologis bangsa Israel itu tergenapi dalam peristiwa pergandaan roti yag terjadi berkat Yesus. Pada sat makan roti yang dibgi-bagikan Yesus melalui para murid-Nya, bangsa Israel menemukan gambala sejati yang memenuhi harapan mereka.
Pembagian teks ini
Teks ini dapat dibagi empat:
14:13-14 Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan;
14:15-18 Dialog Yesus dengan para murid-Nya;
14:19-20 Pergandaan roti dan ikan;
14:21 Jumlah saksi pergandaan.