131. Perumpamaan tentang harta terpendam (Mat 13:44)

Hal Kerajaan Surga itu seumpama 13:44
Rumusannya sama/serupa dengan yang dapat dibaca dalam ayat 31.33; bacalah komentar pada Mat 13:24 dan 13:31.

Harta yang terpendam – 13:44
Kata harta mengacu kepada sesuatu yang sangat bernilai. Namun, jenis harta itu tidak dijelaskan.

Dipendamkannya lagi – 13:44
Di zaman Yesus, orang-orang Yahudi biasa menyembunyikan barang-barang berharga, supaya jangan dicuri atau dirampas. Maka, para pendengar Yesus tentu saja langsung menangkap maksudnya.
Yesus menghimbau agar mereka bijak dan sekaligus cerdik. Sulit mengamankan seluruh harta, tetapi harta yag paling bernilai seharusnya “dipendamkan/disembunyikan” dengan baik-baik.

Oleh sebab sukacitanya – 13:44
Kata sukacita diberi tekanan istimewa dalam perumpamaan ini. Si pekerja di ladang orang lain begitu bersukacita, sehingga setelah menyembunyikan harta yang ditemukannya, ia langsung meninggalkan tempat itu, lalu menjual segala sesuatu yang dimilikinya dan membeli ladang itu. Matius sama sekali tidak peduli mengenai bagaimana pekerja harian itu dapat membeli ladang itu.