Senn, 23 Agustus 2021

B-267 – 1Tes 1:2b-5.8b-10 – “Kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita” (ay 3)

GAMBARAN SEBUAH JEMAAT KRISTEN

  1. Paulus bersukacita, karena ia telah menerima berita baik mengenai sebuah Gereja lokal (di sini: Gereja di Tesalonika). Sebab kabar itu menjadi bukti kemajuan jemaat itu di bidang pengertian mereka dalam menggereja.
  2. Ungkapan-ungkapan yang dipakai Paulus, dengan cukup jelas menunjukkan, apa yang menjadi buah pikiran rasul sebagai gembala jemaat, yaitu “pekerjaan imanmu,” “ketekunan pengharapanmu,” “usaha kasihmu” (ay 3).
  3. Sebuah kelompok orang Kristen purba disebut jemaat, bila iman yang menjiwainya diberitakan dengan giat, bila pencobaan-pencobaan berat tidak menggoncangkan pengharapannya, dan terutama, bila kasih yang menyemangatinya, sungguh-sungguh terarah kepada kebaikan orang lain.
  4. Akan tetapi jemaat sedemikian menyadari, bahwa ekssistensinya sendiri dan kekuatannya dalam memancarkan cahaya iman, sepenuhnya tergantung dari bantuan Kristus (ay 3), yang senantiasa berkarya di dalam Gereja. Jemaat itu tergantung pula dari kekuatan Injil yang bergema di tengah-tengah Gereja itu.

Mat 23:13-22 – “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orng-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk” (ay 13)