Jumat, 20 Agustus 2021 ; St.Bernardus, Abas

B-264 – Rut 1:1.3-6.14b-16.22 – “Kata Rut: Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku”

DARAH CAMPURAN

Kitab Rut merupakan sebuah tulisan yang bertujuan melawan keadaan yang nyata. Sewaktu kitab ini disusun, Ezra melarang perkawinan campur. Penulis kitab Rut ingin membuktikan, bahwa perkawinan campur tidak boleh dinilai sebagai perkawinan yang tidak bernilai (ay 14-16). Terutama ia hendak mengingatkan, bahwa seandainya tidak ada perkawinan semacam ini di masa lampau, maka tidak pernah pula akan ada wangsa rajani Daud dan tidak mungkin pula tumbuh pengharapan akan datangnya Mesias.


Mat 22:34-40 – “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu” (ay 37)