Jumat, 13 Agustus 2021

B-257 – Yos 24:1-13 – “Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, tetapi kamulah yang di dam di dalamnya” (ay 13)

SEJAK AWAL MULA BANGSA ITU BAGI ALLAH

  1. Perhimpunan di Sikhem mengawali sebuah tahap baru dalam sejarah umat Allah. Sebab di Sikhem itu suku-suku Israel, yang berlain-lainan asalnya, berkumpul bersama-sama dan bersama-sama menentukan beberapa bentuk organisasi yang khususnya dalam keadaan darurat akan membantu mereka.
  2. Justru di Sikhem, Allah yang diakui oleh suku Yusuf yang dari dari Mesir di bawa bimbingan Musa, telah menjadi Allah bagi semua suku lainnya. Di situlah tradisi-tradisi suku melebur menjadi satu dan terwujud dalam bentuj Perjanjian. Sejak saat itu persatuan Israel akan dibangun atas dasar iman bersama kepada Yahwe.
  3. Gereja pun dibangun atas dasar suatu iman bersama. Tetapi Gereja tidak terdiri dari satu bangsa saja dan juga tidak merupakan semacam tambahan pada bangsa-bangsa lain.

Mat 19:3-12 – “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (ay 6)