Kamis, 5 Agustus 2021

B-249 – Bil 20:1-13 – “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka” (ay 12)

AIR YANG HIDUP

  1. Penemuan mata air – menurut teks ini: di Meriba – selalu dilihat oleh para Badui sebagai semacam berkat. Biar tadinya hati mereka memberontak, kini mereka mengarahkan pandangannya kepada Tuhan serta bersyukur kepada-Nya.
  2. Apakah adegan ini mengandung suatu arti dan bermakna bagi manusia modern? Apakah manusia modern dapat menemukan Allah dalam air yang mengalir dari keran atau tangki? Bukankah Allah itu pertama-tama nampak dalam karya manusia dan dalam kesusahan yang dipikul para pekerja, yang melalui karyanya melayani masyarakat?

Mat 16:13-23 – “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” (ay 16)