Selasa, 3 Agustus 2021

B-247 – Bil 12:1-13 – “Ah tuanku (Musa), janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam kebodohan kami” (ay 11)

NABI LAIN DARIPADA YANG LAIN

Musa adalah nabi yang berbeda dengan nabi-nabi pada umumnya. Menurut penyusun teks ini, keistimewaan Musa terletak dalam kenyataan, bahwa ia bersekutu dengan Allah secara intim sekali dan, boleh dikatakan, tanpa henti-hentinya. Musa tinggal di dalam rumah Allah. Ia berbicara dengan Allah muka dengan muka (ay 7-8).


Mat 14:22-34 – “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (ay 27)